PENGARUH KEMAMPUAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) PADA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA
Oleh SELTI WAWAY PERTIWI
Kemampuan yang memadai adalah salah satu kunci untuk mencapai prestasi kerja yang optimal. Kemampuan menunjukkan potensi seseorang untuk melakukan pekerjaan atau tugas. Sedangkan prestasi kerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya.
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh kemampuan terhadap prestasi kerja pegawai negeri sipil pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada pengaruh positif antara kemampuan terhadap prestasi kerja pegawai.
Penelitian ini menggunakan metode survei. Penelitian dilaksanakan di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara. Jumlah sampel adalah 64 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara langsung dengan panduan daftar kuesioner. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda binari.
Berdasarkan hasil analisis regresi berganda binari, dapat disimpulkan bahwa
variabel kemampuan intelektual berpengaruh positif (0,067) dan signifikan (0,006) terhadap prestasi kerja pegawai negeri sipil pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara. Sedangkan kemampuan fisik tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja, karena walaupun koefisien persamaannya bertanda positif (0,002) namun nilai signifikannya lebih besar dari 0,05 yaitu 0,915.
Hasil analisis regresi berganda binari juga menyimpulkan bahwa variabel kemampuan intelektual dan kemampuan fisik secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap prestasi kerja pegawai Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara. Besarnya pengaruh kedua variabel tersebut secara bersama-sama terhadap prestasi kerja adalah 25,05%. Sisanya 74,95% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Berdasarkan kesimpulan, maka disarankan agar Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara memberikan kesempatan yang lebih luas kepada pegawai untuk mengikuti pendidikan formal dan informal yang berkaitan dengan peningkatan indikator kemampuan intelektual (kecerdasan numerik), kemampuan fisik (kekuatan dan koordinasi tubuh), dan prestasi kerja (melakukan penghematan dari segi biaya pekerjaan), terutama pelatihan teknis yang berkaitan dengan tupoksi pegawai yang bersangkutan. Mengingat indikator tersebut masing memiliki nilai yang rendah. Sedangkan untuk indikator kemampuan intelektual, kemampuan fisik, dan prestasi kerja lainnya yang sudah tinggi yang dimiliki pegawai sebaiknya dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Selain itu, Penulis menyarankan untuk penelitian berikutnya agar mengkombinasikan variabel bebas (kemampuan) dengan variabel lainnya seperti motivasi, kompensasi, kepemimpinan, atau menggunakan sub variabel kemampuan yang berbeda, (misalnya kemampuan teknis, konseptual, dan human relation ) sehingga dapat diketahui seberapa besar pengaruhnya terhadap prestasi kerja.
Info Lebih Lanjut : http://digilib.unila.ac.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar